Ini Cara Mengendarai Mobil Matic Yang Bisa Kamu Pelajari

 

 

Honda BanjarmasinSahabat telah berapa lama dapat menyetir mobil? Nyetir mobil itu ialah keterampilan yang membutuhkan fokus dan koordinasi visual motorik dengan baik, loh. Kenapa begitu? Yang kesatu yaitu fokus untuk menyimak lalu lintas, lantas konsentrasi guna mengelola penataan kopling dan perseneling dicocokkan dengan situasi jalanan, dan fokus saat menata kecepatan kendaraan. Tentu saja ini berlaku andai menggunakan kendaraan dengan transmisi manual. Lalu bagaimana dengan pengemudi yang kendala dengan transmisi manual? Beruntungnya, kini sudah tidak sedikit yang memakai transmisi matic. Sahabat melulu perlu menggali tahu teknik mengendarai mobil matic, supaya tidak kendala mengendarainya.
Fakta Mobil Matic
Mobil keluaran tahun-tahun terakhir ini, tidak sedikit yang memakai teknologi matic yang adalahkependekan dari automatic. Dengan teknologi yang canggih, simpel dalam pengoperasiannya dan tingkat ketenteraman yang lebih tinggi untuk pemakainya. Sebelum mempelajari teknik mengemudi mobil matic, usahakan ketahui sejumlah fakta mengenai mobil matic inilah ini:
1. Mobil matic tidak bakal hidup mesinnya andai posisi tuas tidak di P.
2. Saat di jalan macet dan mesin mati, mobil tetap diam. Tidak meloncat seperti andai menggunakan transmisi manual, ketika mengubah tuas ke netral.
3. Mobil tidak mundur ketika mesin mati ditanjakan, sampai-sampai penumpang tetap tenang.
4. Konsentrasi ketika nyetir lumayan pada monitor di bawah kemudi, yang mengindikasikan kecepatan lari kendaraan, mengindikasikan posisi persenelling, lampu, tangki bahan bakar maupun temperature mesin.
Tuas-tuas Mobil Matic
Setelah mengetahui sejumlah fakta tentang mobil matic diatas, Sahabat bakal lebih memahami teknik belajar mobil matic dengan baik. Mobil bertransmisi manual dengan mobil bertransmisi matic terdapat sejumlah perbedaan. Perbedaan paling fundamental antara mobil transmisi manual dengan matic ialah pada jumlah pedalnya. Transmisi manual mempunyai 3 pedal, sedangkan matic mempunyai dua pedal. Selain tersebut mobil matic mempunyai tuas-tuas yang akan diterangkan lebih lengkapnya inilah ini yaitu:
1. P (park) = tuas P ini guna posisi parkir atau dapat digunakan pada jalanan macet sampai berhenti yang diduga akan lama contohnya 10 menit. Pastikan tuas persenelling berada pada posisi P, ketika mobil sedang dalam suasana berhenti.
2. R(return) = tuas R dipakai untuk mundur.
3. N (neutral) = tuas N dipakai jika jalanan macet sampai berhenti sampai-sampai pengemudi tidak capek. Saat N perlu ditolong dengan rem tangan supaya kendaraan benar-benar berhenti. Pada posisi ini kaki lepaskan dari pedal rem maupun gas.
4. D(drive) = tuas D guna maju. Drive ini terdiri dari D1, D2 dan D3. D2 dan D1 dipakai jika kecepatan kendaraan rendah lajunya.
Pastikan tuas pada posisi P, injak pedal rem dan nyalakan mesin. Biarkan sejumlah saat, supaya mesin mobil lumayan panas. Lalu arahkan tuas ke D1 bila hendak maju, atau ke R bila hendak mundur, sambil memasuki pedal rem. Pelan-pelan, pijakan pada rem diusung sedikit demi sedikit supaya kendaraan bergerak. Baru lantas gas diinjak untuk menambah kecepatannya.
Geser tuas ke D1, D2 atau D3 cocok dengan kecepatan yang diinginkan. Saat di jalan menanjak, geser tuas ke posisi L. Biasakan memasuki pedal rem, ketika menggeser tuas. Salah satu kelebihan mobil sekarang, ialah pengunci pintu yang otomatis bekerja saat tuas digeser ke D. Demikian pun untuk penataan posisi kaca samping (spion) dapat diatur melewati tombol yang berada disekitar pintu pengemudi. Kecanggihan lainnya dari mobil otomatis ini kini terdapat sejumlah tombol yang dipasang pada jari-jari kemudi, contohnya untuk setel radio/TV/Audio menyeluruh pula dengan tombol volumenya.
Bagaimana, tertarik guna mempunyai mobil matic? Kelihatannya tidak sulit mengemudikannya, ya? Setelah mempelajari teknik mengemudi mobil matic, apakah Sahabat inginkan berganti mobil? Nah, makin modern teknologinya kian mudah mengendarainya, kian tinggi rasa amannya. Namun demikian, anda masih berdoa, pengendalian diri tetap mesti powerful walaupun dalam suasana terburu-buru.